Gereja Makam Kudus (Church of the Holy Sepulchre) di Kota Tua Yerusalem adalah situs paling sakral dalam tradisi Katolik dan Kristen secara keseluruhan. Di sinilah diyakini Yesus Kristus mengalami penyaliban, dikuburkan, dan bangkit—peristiwa yang menjadi pondasi utama iman Kristen. Gereja ini dikunjungi oleh lebih dari satu juta peziarah setiap tahun.
Sejarah dan Otentisitas
- Lokasi Bersejarah
Terletak sekitar 415 m barat dari Pagar Bait Suci, situs ini dulunya merupakan bekas kuari batu di luar tembok kota saat masa Kristus. Temuan arkeologis seperti gerbang “Garden Gate” menunjukkan kesesuaian lokasi dengan catatan Injil, termasuk pernyataan bahwa penyaliban terjadi di luar tembok kota. - Tradisi yang Konsisten
Sejak abad ke‑4, komunitas Kristen di Yerusalem telah menghormati tempat ini sebagai Golgota dan makam Yesus. Bangunan asli didirikan oleh Kaisar Konstantinus tahun 335 M, dan meski pernah rusak karena kebakaran atau gempa, restorasi terus dilakukan sepanjang masa.
Spot-spot Suci di Dalam Gereja
- Golgota (Kalvari)
Di sini terdapat Batu Kalvari—tempat Yesus disalib—yang kini terlindungi oleh altar. Umat dapat menyentuh batu asli melalui celah di bawah altar tersebut.


- Gedung Edikula (Shrine of the Tomb)
Bagian paling suci: sebuah struktur kecil (Edikula) menutupi makam, menandai tempat Yesus dikuburkan dan bangkit. Umat dapat memasuki ruang ini dan menyentuh batu merhabet tempat tubuh Yesus diletakkan.


- Batu Pengurapan (Stone of Anointing)
Terletak di luar Edikula, ini adalah batu tempat tubuh Yesus diurapi sebelum dimakamkan. Banyak peziarah bermeditasi dan berdoa di sini.


- Kapel dan Stasiun Salib
Empat komunitas (Yunani Orthodox, Katolik Latin, Armenia, Koptik, Etiopia, dan lainnya) memelihara kapel mereka masing-masing, termasuk situs Stasiun 10–14 Via Dolorosa di dalam gereja. Ini memberikan pengalaman spiritual lintas tradisi iman.


Mengapa Gereja Ini Begitu Istimewa bagi Peziarah?
- Memaknai Penderitaan dan Kemenangan Kristus
Peziarah sering merasa terhubung secara emosional dan spiritual, merasakan bekas sejarah yang nyata di atas batu tempat Yesus mengalami penderitaan hingga kebangkitan - Simbol Persatuan Kristiani
Keunikan Gereja Makam Kudus terletak pada keragaman hak kepemilikan antar-wilayah — Orthodox Yunani, Armenia, Katolik Latin, dll. Meskipun terkadang menimbulkan ketegangan, gereja ini tetap berdiri sebagai simbol toleransi dan kebersamaan Kristen. - Temuan Arkeologis Terbaru
Penggalian terbaru menemukan sisa buah zaitun dan anggur di bawah altar, mendukung narasi Injil mengenai keberadaan “taman” tempat Yesus dikuburkan. Penemuan altar Cosmatesque dari era Salib juga menegaskan kesinambungan tradisi abad pertengahan dalam gereja ini.

Informasi & pendaftaran dapat menghubungi :
0817 0316 6868 Louise
0878 8226 5438 Sherly
0878 8930 5187 Stephanie
-—
Ziarah Katolik ke Holyland bersama Genta Holy Pilgrimage

